0

Indahnya Belum Terbayangkan

Cita-cita tertinggi seorang Muslim adalah surga. Memasukinya dan hidup di dalamnya adalah sebuah angan-angan yang menghantui sepanjang usia berjalan.

TAMASYA KE SURGA
Ayat-ayat tentang Surga:
Allah telah menggambarkan keadaan surga dalam banyak ayat Al Quran, di antaranya adalah firman Allah yang artinya,
"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir). (Dikatakan kepada mereka), "Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman." Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya." (QS. Al Hijr: 45-48).
"Dan orang-orang yang beriman paling dahulu, mereka itulah yang didekatkan kepada Allah. Berada dalam jannah kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu, dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata, seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, dengan membawa gelas, cerek dan minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk, dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan. Dan ada bidadari-bidadari bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan baik. Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan. Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa, akan tetapi mereka mendengar ucapan salam. Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu. Berada di antara pohon bidara yang tak berduri, dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya), dan naungan yang terbentang luas, dan air yang tercurah, dan buah-buahan yang banyak, yang tidak berhenti (berbuah) dan tidak terlarang mengambilnya, dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk. Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan penuh cinta lagi sebaya umurnya. (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan, (yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian." (QS. Al Wâqiah: 10-40).

Semua nikmat yang disebutkan dalam Kitabullah dan Sunnah Nabi-Nya, namanya sama dengan yang dilihat di dunia. Tetapi, ketika disebut benda-benda ini, hanya sebagai penamaan agar dipahami penduduk dunia. Adapun yang sebenarnya dan hakekat kesenangan-kesenangan, diserahkan kepada Allah Yang Maha Agung dan Maha Bijaksana.

Sifat-sifat Surga dalam Sunnah Shahihah
Rasulullah Õáì Çááå Úáíå æÓáã telah menerangkan tentang sifat-sifat surga yang dijanjikan Allah ÓÈÍÇäå æÊÚáì. kepada orang-orang bertakwa dengan keterangan yang dalam, detail dan gamblang:

1. Pintu-pintu surga
Rasulullah bersabda,
"Di dalam surga ada delapan pintu, di antaranya ada yang bernama Ar-Rayyân, tidak akan dimasuki kecuali oleh orang-orang yang (rajin) berpuasa." (HR. Bukhâri).
2. Tidak ada kematian dalam surga
Rasulullah bersabda, artinya:
"Jika penduduk surga telah memasuki surga, maka ada yang berseru, "Sesungguhnya kalian akan tetap hidup dan tidak akan mati. Kalian akan tetap sehat dan tidak akan sakit. Kalian akan tetap muda dan tidak akan tua. Dan kalian akan tetap mendapat nikmat dan tidak akan mendapat kesusahan." (HR. Muslim).
3. Sifat-sifat penduduk surga
Rasulullah Õáì Çááå Úáíå æÓáã bersabda, ”Akan masuk surga sekelompok orang dalam keadaan memiliki rambut yang sedikit, seakan-akan mata mereka bercelak, yaitu berumur 33 tahun atau 30 tahun." (Shahîhul Jâmi: 7928).

"Akan masuk surga beberapa kaum yang hati mereka seperti burung (yaitu dari sisi kelembutan, ketakutan, dan kehormatan). (Shahîhul Jâmi: 7924).

"Kaum Mukminin di surga akan diberi demikian dan demikian dalam urusan jimak (bersetubuh). Ada sahabat yang bertanya, "Wahai Rasulullah! Apakah dia mampu untuk itu?" Nabi berkata, "Dia akan diberi seratus kekuatan." (Shahîhul Jâmi: 7962).
4. Wanita-wanita penghuni surga
Rasulullah bersabda, "Kalaulah seorang wanita penduduk surga menampakkan dirinya kepada penduduk dunia, niscaya dia akan menerangi antara keduanya dan bumi akan penuh dengan wewangian. Dan sungguh penutup kepalanya lebih baik daripada dunia dan seisinya." (HR. Bukhâri).
5. Makanan dan minuman penduduk surga
Rasulullah bersabda, artinya:

"Para penduduk surga akan makan dan minum di dalamnya. Mereka tidak buang air besar, tidak beringus, tidak buang air kecil. Akan tetapi mereka hanya makan. Suara kenyang yang keluar dari mulut mereka seperti bau misk. Mereka diberikan tasbih seperti hembusan nafas (itu menjadi pembawaan mereka)." (HR. Muslim).

"Sesungguhnya di surga ada lautan air, lautan madu, lautan susu, lautan khamr, kemudian berubah menjadi sungai." (Shahîhul Jami: 2118).
6. Kamar-kamar di surga
"Di surga ada beberapa kamar yang luarnya bisa dilihat dari dalam dan yang isinya bisa dilihat dari luar. Itu disediakan Allah bagi orang yang memberikan makanan, melembutkan ucapan, selalu berpuasa dan shalat di waktu malam ketika manusia sedang terlelap tidur." (Shahîhul Jami: 2119).
7. Kemah-kemah, taman-taman dan debu-debu surga
Rasulullah bersabda, "Bagi kaum mukminin di surga ada kemah dari permata yang terjalin. Panjangnya enam puluh mil. Dan kaum mukminin di dalamnya akan mendapatkan keluarga yang selalu digilirnya dan masing-masing tidak melihat yang lainnya." (Muttafaqun alaih).
Dalam sebuah hadits tentang Miraj dari Anas bin Malik ÑÖí Çááå Úäå dari Nabi Õáì Çááå Úáíå æÓáã, beliau bersabda, "….Kemudian aku berjalan bersama Jibril hingga sampai ke Sidratul Muntaha. Ternyata dia dilingkupi oleh warna-warni yang aku tidak tahu apa itu. Beliau berkata, "Kemudian aku dimasukkan ke surga yang berisi kemah-kemah dan kubah-kubah dari permata, ternyata debunya dari misk." (Muttafaqun alaih).
8. Pohon-pohon surga
Nabi bersabda, "Di surga ada sebuah pohon yang bila seseorang berjalan dengan kendaraan yang paling bagus dan mampu berjalan dengan lama seratus tahun, niscaya tidak akan selesai melewatinya." (Muttafaqun alaihi).
Rasulullah juga telah bersabda,
"Tidak ada sebuah pohon pun di surga melainkan batangnya dari emas." (Shahîhul Jami: 5523).

9. Pasar di surga
Rasulullah bersabda, "Di surga ada sebuah pasar yang diramaikan hanya hari Jumat, maka ketika itu angin berhembus dari utara, kemudian menerpa wajah-wajah mereka hingga menjadi semakin indah. Maka mereka kembali kepada keluarga-keluarga mereka dalam keadaan mereka juga semakin indah. Maka keluarga-keluarga mereka berkata kepada mereka, "Demi Allah, kalian semakin indah setelah kami tinggalkan." Mereka juga berkata, "Kalian pun semakin indah." (HR. Muslim).

10. Sungai-sungai di surga
Dari Anas, bahwasanya Rasulullah bersabda, "Aku masuk ke dalam surga, ternyata di sana ada sebuah sungai yang dipinggirnya ada kemah-kemah dan permata. Maka aku memukulkan tanganku ke air yang mengalir itu. Ternyata airnya adalah misk yang sangat harum. Maka aku bertanya, "Apa ini wahai Jibril?" Jibril menjawab, "Ini adalah Al Kautsar yang diberikan Allah kepadamu." (Shahîhul Jami: 3260).

11. Kenikmatan penghuni surga yang paling agung
Nabi bersabda, "Bila penduduk surga telah masuk ke surga dan penduduk neraka masuk ke neraka, maka ada yang berseru, "Wahai penduduk surga! Sesungguhnya kalian memiliki janji di sisi Allah yang ingin Dia tunaikan kepada kalian." Maka mereka bertanya, "Apakah itu? Bukankah Dia telah memberatkan amal kebaikan kami, memutihkan wajah-wajah kami, memasukkan kami ke dalam surga dan menyelamatkan kami dari neraka?" Maka disingkaplah tirai, mereka pun melihat kepada Allah. Demi Allah, Allah tidak pernah memberikan sesuatu yang paling mereka cintai dan paling menyejukkan pandangan mereka daripada melihat wajah-Nya." (Shahîhul Jami: 535).

SIAPA PENGHUNI SURGA?
Para penghuni surga adalah orang-orang yang merasa takut kepada Allah. Rasa takut yang mendorong kepada kebaikan dan mencegah dari setiap penyimpangan. Rasa takut inilah yang membuat segala ibadah dan amal yang diperintakan oleh Rasulullah menjadi ikhlas, bersih dari noda riya dan syirik.(Al Fikrah)

Dikirim pada 03 Juli 2009 di Do’a
02 Jul

Sesungguhnya, segala puji bagi Allah, kami memuji, meminta pertolongan dan ampunan kepada-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri dan keburukan perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tiada orang yang bisa menyesatkannya. Barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka tiada orang yang bisa
memberikan hidayah kepadanya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada beliau, keluarga dan sahabatnya serta orangorang yang mengikuti jejak mereka dengan baik hingga hari kiamat. Amma ba’du:

Kami meminta kepada Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung dengan Asma’ul husna dan sifatsifat-Nya Yang Maha Tinggi, agar risalah ini dapat bermanfa’at untukku pada waktu hidup maupun sesudah tiada.
Bermanfa’at bagi orang yang membaca atau Bagi yang menyebarkanya, Sesungguhnya Allah Yang Maha Suci lagi Maha Kuasa untuk melakukannya. Semoga shalawat dan salam tetap terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari Pembalasan.

KEUTAMAAN BERDZIKIR

Allah berfirman:
“Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu (dengan memberikan rahmat dan pengampunan). Dan bersyukurlah kepada-Ku, serta jangan ingkar (pada nikmat-Ku)” (QS. Al
Baqarah: 152)
“Hai orang-orang yang beriman ber-dzikirlah yang banyak kepada Allah (dengan menyebut nama-Nya)” (QS. Al Ahzaab: 41)
“Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, maka Allah menyediakan untuk mereka pengampunan dan pahala yang agung” (QS. Al Ahzaab: 35).
“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu
dengan merendahkan diri dan rasa takut (pada siksaan-Nya), tidak mengeraskan suara, di pagi dan sore hari. Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai” (QS. Al A’raf: 205)

Rasulullah bersabda:

“Perumpamaan orang yang menyebut (nama) Tuhannya dengan orang yang tidak menyebut (nama)-Nya, laksana orang hidup dengan orang yang mati ”.

Rasulullah juga bersabda:


“Perumpamaan rumah yang digunakan untuk zikir
kepada Allah dengan rumah yang tidak digunakan
untuknya, laksana orang hidup dengan yang mati”.2

Rasulullah juga bersabda:

“Maukah kamu, aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci disisi rajamu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infaq emas atau perak, dan lebih baik bagimu dari-pada
bertemu dengan musuhmu, lantas kamu memenggal lehernya atau mereka memenggal lehermu?”. Para shahabat yang hadir berkata: “Mau wahai Rasulullah!”. Beliau bersabda: “Dzikir kepada Allah
yang Maha Tinggi”.

Allah Yang Maha Tinggi berfirman (Dalam hadits Qudsi):

“Aku terserah persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya (memberi rahmat dan membelanya) bila dia menyebut nama-Ku. Bila dia menyebut nama-Ku dalam dirinya, aku menyebut namanya pada diri-Ku. Bila dia menyebut nama-Ku dalam perkumpulan orang banyak, Aku menyebutnya dalam perkumpulan yang lebih banyak dari mereka. Bila dia mendekat kepada-Ku sejengkal (dengan melakukan amal shaleh atau berkata baik), maka Aku mendekat kepadanya sehasta. Bila dia mendekat kepada-Ku sehasta, maka Aku mendekat kepadanya sedepa. Bila dia dating kepada-Ku dengan berjalan (biasa), maka Aku mendatanginya dengan berjalan cepat (lari)”.

“Dari Abdullah bin Busr t dia berkata: Sesungguhnya seorang laki-laki berkata: “Wahai Rasulullah! sesungguhnya syari’at Islam telah banyak
aku terima, oleh karena itu, beri tahulah aku sesuatu hal buat peganganku”. Beliau bersabda: “Tidak hentihentinya lidahmu basah karena dzikir kepada Allah (lidahmu selalu mengucapkannya) ”.

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran, akan mendapatkan satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan akan dilipatkan sepuluh semisalnya. Aku tidak berkata: Alif Laaam Miim, satu huruf. Akan tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu

“Dari Uqbah bin Amir t berkata: “Rasulullah keluar, sedangkan kami berada di serambi masjid (Madinah). Lalu beliau bersabda: “Siapakah diantara kamu yang senang berangkat pagi setiap hari ke Buthan atau Al Aqiq, lalu kembali dengan membawa dua unta yang besar punuknya tanpa mengerjakan dosa dan memutus silaturrahmi?” kami (yang hadir)
berkata: “Yaa kami senang ya Rasulullah!”,
lalu beliau bersabda:
“Seseorang di antara kamu berangkat pagi ke mesjid, lalu mengajar atau membaca dua ayat Al Qur’an, hal itu lebih baik baginya daripada dua unta. Dan (bila mengajar atau membaca) tiga (ayat) akan lebih baik daripada memperoleh tiga (unta). Dan (bila membaca atau mengajar) empat ayat akan lebih baik baginya daripada memperoleh empat (unta) dan dari seluruh bilangan unta”.

Rasulullah bersabda:

“Siapa yang duduk di suatu tempat, lalu tidak berdzikir kepada Allah di dalamnya, maka dia akan mendapat sesuatu yang tidak disenangi dari Allah. Barang siapa yang berbaring di suatu tempat, lalai tidak berdzikir kepada Allah, maka dia akan mendapatkan sesuatu yang tidak disenangi dari

“Apabila suatu kaum duduk di majlis, lantas tidak berdzikir kepada Allah dan tidak membaca shalawat kepada Nabi-Nya, niscaya mereka mendapat sesuatu yang tidak disenangi dari Allah. Apabila Allah
berkehendak, maka Dia akan menyiksa mereka; dan apabila tidak, Allah akan mengampuni dosa mereka

“Setiap kaum yang berdiri dari suatu majlis, yang mereka tidak berdzikir kepada Allah di dalamnya, maka mereka laksana berdiri dari bangkai keledai dan mereka akan menyesal (di hari kiamat) ”.

Dikirim pada 02 Juli 2009 di Do’a

Sahabat adalah dorongan ketika engkau hampir berhenti,
petunjuk jalan ketika engkau tersesat,
membiaskan senyuman sabar ketika engkau berduka,
memapahmu saat engkau hampir tergelincir dan mengalungkan butir-butir mutiara doa pada dadamu...
Ikhwan and akhwat...moga hati kita dipertautkan karena-Nya

Asy-Syaih Shalih Fauzan hafizhahullah berkta:
"Bila seorang muslim tidak bersenjatakan aqidah yang benar yang bersumber dari Al-Qur�an dan As-Sunnah serta apa yang telah dijalani oleh salaf umat ini, niscaya dia pantas untuk terombang-ambing dalam embusan arus angin penyesatan. Hal ini menuntut agar kita memberikan perhatian yang besar terhadap pengajaran aqidah yang benar kepada anak-anak kaum muslimin yang disadur dari sumbernya yang asli.
"(Muqaddimah beliau dalam Kitabut Tauhid)






Dikirim pada 29 Juni 2009 di Do’a
29 Jun


DoA – Que
Wahai Allah yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hati-hati kami agar selalu dalam keadaan istiqamah di atas dien Mu yang lurus, dan kami memohon kepadaMu untuk mengakhiri kehidupan di dunia ini dengan kesudahan yang baik

Dikirim pada 29 Juni 2009 di Do’a
Awal « 1 » Akhir
Profile

"berjuanglah untuk kejayaan islam" “Boleh jadi gunung tinggipun hancur berantakan, namun hati seorang pejuang tiada pernah kan bergeming dan berubah, ‘tuk senantiasa memegang teguh janji setianya” More About me

Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 1.666.865 kali


connect with ABATASA